Selasa, 18 Oktober 2011

SEMANGAT


SEMANGAT...!!!
ayo SEMANGAT, SEMANGAT, SEMANGAAATTT!!


Kata ‘SEMANGAT!!’ adalah kata yang sering aq dengar dari teman, orang tua, dan orang2 di sekitarku. kadang aq yang memberikan kata itu pada mereka, kadang mereka yang memberikannya kepadaku. Yah yg jelas saling memberi semangat.

cukup satu kata ‘SEMANGAT’, sederhana, singkat tp manfaatnya besar.
Sering kali teman2 mengirimkan kata itu untukku lewat obrolan-obrolan ringan kami “ jangan loyo tah.. ayo SEMANGAT nin !!”, lewat sms  “… selalu berdo’a kepada-Nya. Tetap semangat ya ukhti, utk terus jadi lebih baik” , lewat fb “ ..he..he.. semangat mb’ ”. Dan itu sangat berarti buatku, apalagi saat masalah datang.

Kata yang satu itu sangat ajaib, apalagi jika yang mengucapkannya tidak hanya satu, tapi banyak orang mengatakannya kepada kita. Rasanya segala sesuatu menjadi ringan, karena kita tahu kita tidak sendiri, ada orang-orang yang mencintai kita yang siap membantu, yang mendukung kita. 
Orang tua ku pun sering mengirimkanku sms penyemangat  “ semangat yah nduk… yang teliti ngerjain ujiannya. Bapak dan ibu, juga mbah ti mendoakan. Semoga lancar”

Lalu saat aku mengirimkan sms  penyemangat k tmn2, d akhir sms sering aq selipkan kata ‘SEMANGAAATTT...!!’ atau walaupun it bukan sms penyemangat, aq sering menyelipkan kata yang satu ini. Ketika mereka bersemangat dan senang karena kata itu, aq justru ketularan SEMANGATnya juga.
Kata semangat bagaikan virus…ketika satu orang bersemangat, yang lain akan ketularan. Jika satu orang loyo, yang lain juga akan ikut loyo. So… sebarkan kata ‘SEMANGAT’ kepada orang-orang d sekitar, dan rasakanlah keindahannya ketika mereka juga membalas dengan memberikan kata ‘SEMANGAT’ dan senyuman. 

My ‘battery’ is full now, thank u so much. Glad 2 have u mom, dad, and friends   
“… saling nasehat-menasehati dalam kebaikan dan kebenaran

Hero city, 2 Maret 2011

Senin, 01 Agustus 2011

1 Ramadhan

Pagi hari di awal bulan Ramadhan… semangat ibadah untuk menggapai cahayanya masih berkobar-kobar. Pagi yang luar biasa bagiku. Seusai sahurkuteruskan dengan tadarus hingga subuh. Terdengar juga suara tadarus qur’an dari masjid. Di rumah, ibu, bapak dan kakakku juga tadarus. Yup..inilah ramadhan, nuansa islam yang sangat terasa. Masing-masing orang berlomba-lomba untuk mendapatkan pahalaNya. bagaimana dengan kalian?

Pada Bulan Ramadhan berpuasa itu wajib hukumnya sebagaimana firman Allah pada surat Al-baqarah ayat 183.


Hai orang-orang yang beriman, di wajibkan atas kamu berpuasa (di bulan Ramadhan) sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Dan pada hadist Rasulullah SAW:
Islam itu didirikan atas lima sendi, yaitu 1. Mengakui bahwa tak ada Tuhan melainkan Allah dan bahwasanya Muhammad pesuruh Allah, 2. Mendirikan shalah, 3. Menunaikan zakat, 4. Berpuasa Ramadhan dan 5. Berhajji". [HR. Bukhari dan Muslim]

Allah memberikan semangat kepada umat muslim untuk berpuasa dengan menjelaskan bahwa puasa Ramadhan dapat menghapus dosa-dosa yang terdahulu. Nabi SAW bersabda:
Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Karena itu jangan sampai ramadhan ini kita sia-siakan dengan perbuatan yang tidak bermanfaat. Berbagai ibadah yang di ajarkan oleh Rasulullah harus di maksimalkan, seperti berikut ini:

1. Memperbanyak shadaqah
Imam Tirmidzi meriwayatkan:
Rasulullah pernah ditanya :”Sedekah apakah yang paling utama?” Beliau menjawab : “Seutama-utamanya sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan.”

2. Memberi makan untuk berbuka bagi orang yang berpuasa
“Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti yang diperoleh orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

3. Menjalankan umrah
Rasulullah SAW bersabda: “Umrah di bulan Ramadhan menyamai haji, atau beliau bersabda, haji bersamaku” (HR. Bukhari).
Walaupun pahala umrah di bulan Ramadhan sama dengan haji namun ini tidak menggugurkan kewajiban berhaji bagi orang yang wajib melakukannya.

4. I’tikaf
I’tikaf yaitu berdiam diri di masjid untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam telah ber I’tikaf di sepuluh hari pertengahan Ramadhan lalu I’tikaf pada tahun tersebut sampai pada malam keduapuluh satu yaitu malam beliau keluar I’tikaf di paginya beliau berkata barang siapa yang beri’tikaf bersamaku maka hendaklah beri’tikaf di sepuluh hari terakhir. (Al-Bukhori 1887)


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...