Hari
ini aq ada kulap (kuliah lapangan) ke malang. Buru-buru aq mempersiapkan diri,
takut di tinggal bis...
Ibu
yang sedang memasak di dapur bertanya " Pagi-pagi kok sudah rapi?"
"
Iyah aq ad kulap ED ke malang" jawabku
"
Sarapan dulu yah"
"
Ga' sempet bu', bisnya brangkat setengah 6" kataku sambil melirik jam yang
sudah menunjukkan jam setengah 6 kurang 5 menit. Dengan cepat q memasukkan
rukuh ke dalam tas, lalu setengah berlari ke teras rumah dan pake sepatu.
"
Kalo' gitu bawa Roti yah, buat sarapan di bis"
Beliau
rupanya menyiapkan bekal untukku. aq memandang wajah ibu sambil tersenyum. lalu
kucium tangannya. "berangkat yah bu', assalamu alaikum"
"
Wa alaikum salam"
Dari
dulu ibu selalu begitu, tidak akan membiarkan keluarganya keluar rumah tanpa
sarapan terlebih dahulu. Tiap pagi beliau selalu bangun paling awal, menyiapkan
sarapan untuk semua anggota keluarga. Padahal beliau pergi ke kantor jam 7
pagi, sama denganku berangkat kuliah jam 7. aq pengen bikinin sarapan, tapi
kalo' aq yg masak bisa 2-3 jam baru matang makanannya. maafin anakmu ibu...
dalam hati aq berjanji, suatu saat aq yang akan selalu memasakkan sarapan
untukmu.
Sekarang
dalam bis aq menikmati rotiku, dan bersyukur di bawakan bekal. kalo' g makan
siang ato malam siy kuat-kuat aja, tapi kalo' g makan pagi bisa lemez, pusing n
kringat dingin aq.
Bersyukur
ibu orang yang paling perhatian soal makan. beliau selalu menanyakan
"sudah makan belum?". kalau masakan di rumah sisa, g' habis. ibu
slalu bertanya " kamu g' suka masakannya? kok masakannya ibu masih utuh, g
dimakan?". karena itulah aq jarang jajan di luar, kasihan ibu sudah
capek-capek masak, bangun pagi-pagi tiap hari.
Terimakasih
ibu atas masakannya. masakan yang kau masak adalah cinta dan doa yang
mengantarkanku beraktivitas tiap hari.
Rabu,
12 mei 2010
dalam
bis

Tidak ada komentar:
Posting Komentar