Pagi ini di kagetkan dengan berita duka, yaitu meninggalnya
ustadz Jefri al-Buchori. Innalillahi wa
inna ilahi roji’un. Semoga dosa-dosa
beliau di ampuni oleh Allah swt. Dan di tempatkan di surga-Nya.
Selanjutnya berita meninggalnya Uje (panggilan ustad Jefri) menjadi topik hangat selama 2 hari ini. Di facebook,
twitter, tv, koran, dll. Di kantorku pun
kami mendiskusikan tentang kematian, bahkan dalam pengajian juga. Banyak orang
yang bersedih dengan kepergian Uje,
Ustadz muda yang dakwahnya di terima oleh banyak kalangan. Namun, jika
memang ‘sudah waktunya’ setiap manusia tidak akan bisa memajukan atau
memundurkannya.
Lalu, Bagaimana dengan aku?
Memangnya bekal apa yang sudah aq punyai untuk menghadap
Allah?
Apakah aku sudah melakukan usaha semaksimalnya untuk Allah?
Artinya:
Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan sebaik-baik amalku pada ujung akhirnya, serta sebaik-baik hariku pada saat aku menemui-Mu.
Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan sebaik-baik amalku pada ujung akhirnya, serta sebaik-baik hariku pada saat aku menemui-Mu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar